Ricko Firmansyah dilahirkan di tanah Purwakarta pada tanggal 24 Agustus 1997, dan wafat pada tanggal 8 September 2019 di tanah Purwakarta. Beliau wafat ketika tengah bergelut dengan skripsinya. Segala kebaikan dan ketulusan hatinya menjadi pijakan bagi Penulis untuk hidup. Sebagai teman dekat, sahabat, atau bahkan saudara, Penulis hanya bisa mendo'akan, semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya.
Kau sisihkan waktu istirahatmu.
Mengantarku ke sebuah terminal.
Tak kuberi kau apa-apa.
Hanya kata "Terima kasih" kuucap.
Kalau kau masih ada di Bumi,
kuharap kau baca ini.
Walau tak seindah puisi.
Semoga sampai ke dalam hati.
Ingatkah ketika kita berjalan kaki.
Dari Gasibu hingga Cicaheum?
Di sana keringatmu bercucuran.
Tetapi kau bersedia, selalu bersedia.
Ingatkah kau pada sebuah janji.
Sebuah janji untuk masa tua.
Pada masa itu, kita akan berkumpul.
Ngopi sembari menceritakan selak beluk kehidupan?
Tapi apa yang telah kulakukan?
Tak kusisihkan waktuku untuk menjengukmu.
Tak kuberi kau semangat untuk sembuh.
Tak kuberitahu teman-teman tentang kesakitanmu.
Akulah si teman yang buruk.
Sekarang hanya ada tiga kata yang ingin selalu kuberitahu padamu:
Maaf. Maaf. Maaf.
Bandung



Post a Comment