Written by Len
Written by Len

Indonesia itu "Budi Utomo"

Secara bahasa, budi berarti peringai. Sedangkan utomo berarti baik. Rakyat Indonesia adalah rakyat yang ber-budi utomo.

indonesia itu budi utomo-mlendrijulian-thought


Berabad-abad Indonesia terjajah. Tidak terbayangkan bagaimana masyarakat Nusantara hidup pada masa-masa menyebalkan itu. Sebelum tertidur pada malam hari, mereka dikuasai penjajah. Setelah terjaga pada pagi hari, mereka dikuasai penjajah. Berabad-abad para nenek/kakek kita mengalami hal tersebut. Waktu yang panjang, yang sekiranya mampu menampung tujuh generasi! Sampai akhirnya, lahir sebuah organisasi, Boedi Oetomo, yang memiliki satu tujuan: merdeka! Indonesia harus merdeka. Indonesia harus berdiri pada kaki sendiri. Tidak apa hidup miskin, asal merdeka.

Akan ada saatnya seseorang bertanya kepada kita, “Apa itu merdeka?”. Kita bisa menjawabnya, bahwa merdeka adalah tertidur tanpa dikuasai penjajah, terjaga tanpa dikuasai penjajah. Bahwa merdeka adalah memiliki hari-hari secara penuh. Bahwa merdeka adalah mencintai hidup seperti mencintai kekasih. Memang terkesan puitis, tetapi merdeka adalah sebuah puisi yang indah, yang membacanya akan membangkitkan gairah, yang membacanya akan gembira hatinya, yang membacanya akan menangis tersedu-sedu. Itulah merdeka.

Pada tanggal 20 Mei 1908, Dr. Soetomo, para mahasiswa STOVIA (School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen), dan para pelajar sekolah lainnya mendirikan sebuah organisasi yang bernama Boedi Oetomo. Mulanya organisasi itu hanya mencakup Jawa-Madura. Kegiatan yang dilakukan pun baru sekadar pendidikan, seperti yang diharapkan Dr. Wahidin. Pendidikan tersebut memberikan beberapa pengajaran tentang peternakan, teknik industri, sampai kepada masalah kebudayaan. Sampai akhirnya, Boedi Oetomo memiliki sebuah tujuan nasional: Indonesia Merdeka! Mereka pun mendeklarasikan bahwa nasionalisme bukan hanya milik penduduk Jawa-Madura, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Walaupun organisasi Boedi Oetomo tidak berakhir dengan baik, tetapi setelah tiga tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Bung Karno memutuskan untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal ketika Boedi Oetomo didirikan.

Secara bahasa, budi berarti peringai. Sedangkan utomo berarti baik. Jika ada di antara kita yang bernama Budi Utomo, pasti diharapkan memiliki peringai yang baik. Sebab, nama adalah doa. Begitupun dengan organisasi Boedi Oetomo. Dengan mengatahui arti dari nama tersebut, kita bisa mendeskripsikan bahwa para penggagas organisasi Boedi Oetomo, mengharapkan orang-orang yang baik peringainya. Tentu ini penting. Hal ini adalah sebuah warisan dari masa lampau kepada masa kini, dan bahkan hingga hari akhir, bahwa rakyat Indonesia haruslah memiliki “budi utomo”!

Dengan begitu, ini adalah sebuah cara kita, rakyat Indonesia, untuk bangkit. Tinggalkan hal-hal yang awon (jelek). Mari menuju ke hal-hal yang utomo. Menjadi manusia yang merdeka adalah menjadi manusia yang utomo. Sebab, merdeka adalah hal yang utomo. Walaupun secara teknis negara kita sudah merdeka, tetaplah berbudi utomo. Rakyat Indonesia bukanlah mereka yang melakukan korupsi. Rakyat Indonesia bukanlah mereka yang gila kekuasaan. Rakyat Indonesia bukanlah mereka yang penuh amarah di dalam sebuah mobil mewah kepada petugas. Rakyat Indonesia adalah rakyat yang ber-budi utomo. Kita pasti mampu melakukan hal-hal semacam itu, karena kita adalah rakyat Indonesia. Dan rakyat Indonesia pasti akan bangkit, karena rakyat Indonesia adalah bangsa yang tangguh!



Purwakarta

Post a Comment